Menghadapi orang-orang yang menyebalkan

Dalam bekerja, apalagi dalam tim. ada dua jenis orang:

  1. menyenangkan
  2. menyebalkan

orang yang menyenangkan, tentu tidak ada masalah dengan dia. bagaimana dengan orang yang menyebalkan? menurut saya yang menyebalkan pun terbagi dua:

  1. Menyebalkan tapi berguna
  2. Menyebalkan tapi tidak berguna

dua-duanya merupakan pokok bahasan saya kali ini. yang pertama coba saya bahas….

“menyebalkan tapi berguna”

ada kalanya orang menyebalkan, tapi dia berguna. misalnya dia orang yg pintar tetapi arogan. orang seperti ini harus dihadapi dengan seksama. agar anda bisa memanfaatkan situasi dan mempermudah pekerjaan anda. kedua jenis yang menyebalkan ini, sama2 dihadapi bukan dengan perasaan, tapi dengan tindakan dan sikap. kalau anda bukan leader dari suatu tim, yah cuek aja hahaha :D

orang yang menyebalkan, jika anda pikirkan dia terus, maka akan memenuhi isi kepala anda. padahal dia gak bayar uang kos kan di kepala anda hahaha :D jadi lupain aja tingkah laku dan perkataannya yang menyebalkan itu. ada orang menyebalkan yg pandai dan berguna, biasanya dia jadi menyebalkan karena dia menganggap dirinya hebat dalam pemikirannya, walaupun kenyataannya memang dia hebat, lebih hebat dari kita.

caranya? gampang! pasang filter dikuping anda… kata2 yg menyebalkan biar saja berlalu begitu saja. anda tangkap dan fokus pada perkataan (kata2 kunci) yang akan berguna bagi pekerjaan anda. biasanya sikap arogan ini akan membawanya utk “do something” yg dia pikirkan. biarkan saja, anda gak capek, dia mengerjakan pekerjaannya. karena itu idenya, maka dia yg seharusnya bertanggungjawab terhadap masukan/ide/pendapatnya. anda tinggal mengingat dan membuat catatan peristiwa, tanggal dan namanya saja. begitu terjadi masalah “ahaaaa!!!” anda punya bukti untuk mengatakan “i didn’t say it”. kejam? ah tenang aja, dia juga kejam buktinya ngata2in anda hahaha :D saya udah beberapa kali secara tidak langsung dipermudah oleh orang menyebalkan jenis ini. kadang rasa sebal kita dgnya, terbayar dg idenya yg kadang juga malah mempermudah pekerjaan kita hehehe….

kadang kala anda bisa pake tips saya, “melempar umpan ke air keruh” ….. lempar aja ide anda tidak peduli benar atau salah, biarkan “si menyebalkan” jenis ini memakan umpan anda, melakukan koreksi dan kritik atas ide anda. abis itu tinggal pake kata kunci andalan saya “bapak ada ide?” atau “manurut bapak ada cara yg lebih baik?”

“menyebalkan tetapi tidak berguna”

tipe yg satu ini agak sulit dan perlu trik untuk menggerakkannya. biasanya “menyebalkan” berhubungan dengan “attitude”, biasanya juga tipe “semau gue”. kalau orang itu berada dibawah area anda, akan lebih mudah, bisa dilakukan teguran secara indirect, kalau masih juga bisa menggunakan sanksi. saya pernah mengenakan sanksi pada orang jenis seperti ini, karena kebetulan di bawah tim saya. lumayan memaksanya bekerja, saya paling malas orang. cara lain, cari aja orang yg diseganinya, ada 36 strategi china kuno “membunuh dg pisau orang lain“. artinya membuat kamuflase seolah2 bukan anda yg melakukan perintah itu. anda bisa minta tolong pada org yg dia segani untuk melakukan kontrol dan monitoring. itu cara-cara kalau udah gak ada orang lain yang bisa mengerjakan. tapi kalau ada orang lain yang bisa menggantikannya, jangan assign banyak2 kerjaan ke orang itu. karena akan membuang2 waktu. leader khan punya otoritas melakukan penilaian dan memutuskan reward dan punishment. anda bisa manfaatkan itu. credit points yg lebih bisa berikan pada rekan anda yg menggantikan pekerjaannya. tipikal jenis ini suka ngeles, menghindari pekerjaan dan tanggungjawab. anda harus mengumpulkan bukti sebanyak mungkin anda bisa. dokumen assignment, dokumen agreement, Minutes of Meeting, archive log, dll. bahkan mereka gak sungkan melemparkan kesalahannya pada anda. gunakan bukti2 ini untuk menjeratnya dan membuatnya gak berkutik. dan dengan bukti itu, anda bisa menjatuhkan sanksi secara legal sebagai pelajaran. karena tipikal orang jenis ini, bukan hanya membahayakan anda, tapi membahayakan kinerja tim dan project secara keseluruhan!

semoga berguna.
terima kasih.

About upmar102wong

Seorang Planner, Pengatur strategi, negosiator, consular, advisor, mentor, mediator. bangga dg istri yg cantik, pandai, solihah. dia seorang dokter. sekarang saya seorang Development Manager di suatu IT Consulting. Saya suka banget sama kungfu, saya belajar Pa'chi chuan dan Taichi chuan sejak 1998 dari seorang shifu dan seorang guru. saya suka main catur igo, suka baca, nonton film juga. suka bersahabat dg banyak org.
This entry was posted in Leadership. Bookmark the permalink.

16 Responses to Menghadapi orang-orang yang menyebalkan

  1. adi andono says:

    Semoga kita semua bukan termasuk dua golongan yang menjadi pokok bahasan ini, apalagi jenis yang kedua: sudah menyebalkan tak berguna lagi. Faktanya memang ada yang demikian di dunia kerja & tips dari Pak Martin bisa kita coba terapkan. Terima kasih Pak Martin ^_^

  2. upmar102wong says:

    iya pak Adi, kadang kita “terpaksa” oleh keadaan menghadapi org demikian. jadi mungkin harus agak disiasati biar pekerjaan terus berjalan hehehe…. dunia ini, lingkungan kita banyak bermacam2 org pak, sulit juga mengharapkan org lain berubah. jadi yah terpaksa kita menyiasatinya lha hehehe… terima kasih Pak Adi :)

  3. Lenty Indak says:

    Semuanya ini tidak jauh dari apa yang saya hadapi sekarang, kurang serek sama saingannya dukun bertindak,kalau menurut saya cara itu tidak etis, apalagi masalah percintaan.hmmmmmmmmmm panas banget tu kalau peletnya habis….lama lama mala dirinya sendiri yang rugi. Kalau pake pelet sebagai penangkal kebodohan tidak langgeng….sala trik lu kena dehhhhhhhhhhh…………….tersiksa..dan batin tidak aman tuuuuuuuu…………………yang kita lakukan ya dengan berdoa mohon pada Tuhan beri petunjuk…..biar ada kalan kalau niat jahatnya masuk…..Nah sudah menyebalkan, sok pede lagi wah capek deh….muji diri sendiri….au benar2 bler orang ini yaaaaaaaaaaaaaa………………

    • upmar102wong says:

      Mbak Lenty, bagaimana kita memandang pesaing? itu juga berlaku dalam kehidupan ini. Apa yg kita lihat dari seorang pesaing? seorang yg ingin kita “kalahkan” bagaimana pun caranya, yg mungkin akan memperburuk kondisi dan posisi kita? atau seseorang yang “sama” dengan kita, yg mencoba melakukan terbaik untuk mencapai tujuannya? kita bisa belajar dari dia, kalau dia melakukan yg baik, kita pelajari dan lakukan yg lebih baik, kalau dia melakukan hal buruk, kita ingat saja, jadikan pelajaran buat kita jangan lakukan seperti itu.

      Ada kisah cinta dalam dunia nyata. seseorang yg diacuhkan cintanya pada awalnya, tapi dia melakukan selalu yang baik pada org yg dicintainya ini. pada akhirnya pilihannya jatuh pada dia.
      contoh lain dalam dunia bisnis, ada seorang pengusaha garment besar, clientnya gede2. sebut namanya Martin, ada saingannya namanya Stanley, stanley ini benci Martin dan perusahaannya dari ujung kaki ampe ujung rambut dia gak mau tau dan gak mau dengan soal Martin dan usahanya. Ada pemain baru namanya David, David ini deketin client2 Martin, bergaul dg Martin, sampai dia tahu cara2nya Martin dan perusahaannya bsia mencapai itu. Pada saat penghargaan industry garment tahunan, angka penjualan David nomor satu di atas Martin, dia berterima kasih pada Martin. Sedang Stanley makin terpuruk ditinggal kedua orang ini.

      Bagaimana cara kita melihat “apa yg diminati orang itu”. Bukannya “apa yg kita minati dari dia”. Katakan saja, seorang anak kecil, kita mau dia ranking, naik kelas, belajar. Kita paksa, pukulin, marahin tidak membuahkan hasil tentunya, makin keras. apa minat dia? minat dia dibeliin PS, dibeliin sepeda, atau apa yg sesuai dg budget kita. orang tua yg bijak akan mengatakan “Nak, kalau kamu ranking, Papa akan beliin kamu sepeda!”

      Semoga bermanfaat Mbak. Terima kasih atas perhatiannya ^_^ salam.

  4. jayyin mutaqin says:

    Andai semua orang bisa baca tulisan ini…mungkin rasa menyebalkan sama orang2 baik yang berguna/tidak..akan terasa ringn.,seperti apa yang saya alami skr..terimaksih

  5. Gimana cara ngatasi orang yang merasa menjadi tokoh masyarakat tapi pada kenyataannya dia adalah pemeras masyarakat pencuri penghasulan masyarakat

    • upmar102wong says:

      Caranya doain aja biar tobat, atau doain minta diganti tokohnya dg yg lebih baik. systemnya udah kacau, pinter-pinter kita aja jaga diri. Selalu minta perlindungan Allah SWT agar dijauhkan dari hal demikian, dan supaya kita juga tidak melakukan hal yang sama. Ikhlas saja, Allah akan mengganti dg yg lebih baik, dan masalah ganjaran sih insya Allah nanti juga kalo udah waktunya kena tuh org…. jangan terlalu dipikiran lah Mas hehehe…. masih banyak yg musti kita benahi utk kehidupan kita yg lebih baik. Semoga Allah selalu melimpahkan Rahmat, Berkah dan Hidayahnya pada Mas sekeluarga. Amin

  6. Nurhayati says:

    Gmana yah aku punya teman sekantor dia ne pada saat bekerja awalnya dia aktif tapi kadang dia suka nilep stengah dari uang pendaftaran orang, pinjam pakai uang kantor yah walopun dia kembalikan ga nyampe dr stengah pinjaman dia pd saat pekerjaan di lapangan dia tidak pernah muncul, eh taunya pekerjaan udah selesai dan pembagian honorpun udah final (dia sdah tdk dpt krna dia da pake pinjam kemarin), skarang dia komplen lagi krn dia ga dapat bagian, gmana yah cra menghadapinya dia itu cara bicaranya kasar intonasinya tinggi dan kalo bicara itu kudu dia teriak teriak..

    • upmar102wong says:

      Cara ngadepin org kayak gini jaga jarak aja. Jangan terlalu dekat, karena biasanya org model gini kalo ada kesempatan bisa menganggu anda. Jangan menghabiskan waktu dan pikiran anda dg org seperti ini. Sayang banget, dia padahal gak bayar kos di pikiran anda, tapi memenuhi isi pikiran anda yg bisa bermanfaat utk hal lain seperti menambah ilmu atau berkreatifitas. Kalau dia memang gak baik, saya rasa teman-teman anda juga akan melakukan hal yg sama (gak suka). Isi waktu kita dengan hal-hal yg bermanfaat daripada berkutat dg org ini.

  7. rindy sepriza says:

    ya benerrr juga sih , orang yang menyebalkan lebih bak di cuekin aja , tapi gimana caranya agar orang yang menyebalkan tersebut tidak mengerti dengan sikapnya yang telah buat kita menjadi marah? bagaimana kalau orang yang menyebalkan itu adalah orang kepercayaan manager kita di kantor apa kita harus melakukan hal yang sama seperti yang dia lakukan pada kita ??

    • upmar102wong says:

      “orang kepercayaan manager kita”…. urusan pekerjaan adalah urusan profesionalisme. untuk hal seperti ini bagi saya “apa yg diucapkan dan tidak pernah didokumentasikan (dalam email, surat, dst) saya anggap tidak pernah ada yg mengucapkan. suatu perintah tanpa terdokumentasi adalah bukan perintah cuman suarang angin lalu”. jadi usahakan setiap perintah, setiap instruksi dalam bentuk tertulis agar kita menyimpan bukti jika suatu hari ke belakang kita dikambing hitamkan. Kalau masalah pribadi (di luar pekerjaan) kita bisa jaga jarak aja, gak usah terlalu intens dengan-nya. Ada orang-orang yang memiliki sifat mencari sela dan keburukan kita utk dijadikan alat menjatuhkan kita suatu hari ada kesempatan. orang seperti ini dijauhi saja dan tidak usah terlalu open, batasi interaksi hanya sebatas pekerjaan….”hanya urusan pekerjaan”. Semoga membantu ^_^

  8. naya says:

    uhhhh,,, sama, saya juga punya temen tim kerja saya, orangnya sangat menyebalkan, bisa dibilang dia termasuk yang mana yaaa, jadi bingung hehehe,,,,, semakin saya mendiskripsikan tentang ini orang, saya malah jadi ilfil,…… tapi saya justru malah belajar sendiri, semakin kita dihadapi dengan orang yang seperti ini, saya akan semakin mencoba lebih dewasa dan bersabar,, tak ambil baiknya aja, supaya saya semakin tambah menjadi pribadi yang lebih baik lagi, amin,,,,

  9. Gebyar says:

    selamat siang pak Martin
    saya ada beberapa yang ingin ditanyakan,
    yang pertama bagaimana jika 1 orang di team saya yang bisa diatur tapi kurang bisa mengerti apa yang saya sampaikan
    dalam hal ini mungkin termasuk kategori menyebalkan tapi sedikit berguna(bisa dimaksimalkan tapi saya belum tau caranya)
    mungkin bisa bantu kasih saya pencerahan??
    trims

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s