Bukan gagal tapi kehabisan waktu (Time out)

kebanyakan dari kita selama ini berfikir, kalau gagal identik dengan
TIDAK BISA. seperti itu juga saya. tapi apakah anda menyadari bahwa
kegagalan kita mencapai suatu sasaran sebenernya karena KEHABISAN WAKTU.

kenapa begitu? seperti halnya hidup kita, berulang2… isinya ujian dan
ujian, pelajaran dan pelajaran. seperti halnya bangku sekolah saja. saya
bilang gagal itu bukannya TIDAK BISA, kenapa? ya orang yg sudah yakin
ingin melakukan sesuatu utk mencapai apa yg diinginkannya, dia tahu
bahwa dia bisa melakukan sesuatu utk tujuannya itu bukan?

anda mau masuk jurusan Teknik sipil, anda tau anda bisa melakukannya,
makanya anda ambil ujian utk jurusan itu. anda mau beli mobil, anda tau
kemampuan anda dan caranya, anda bisa melakukan sesuatu utk
mewujudkannya. jadi sebenernya utk org yg ingin mencapai tujuannya, gak
ada istilah “gak bisa”. saya percaya orang yang “gak bisa” adalah org yg
tidak mau menjalani hal yg bukan tujuannya. saya tidak berkeinginan
masuk jurusan kedokteran atau biologi atau fisika… saya “gak bisa”
karena saya tau itu bukan tujuan yg saya mau.

bagaimana dg org yg mau, tapi tidak berhasil menggapai apa yg mereka
targetkan? mereka bukan org yg gagal, tapi org2 yg kehabisan waktu.
mereka yg minat banget masuk jurusan kedokteran tapi gak lulus, ya
mereka kehabisan waktu, mereka kehabisan waktu buat menyempurnakan ilmu
mereka, begitu juga memperbaiki kesalahan yg mereka lakukan saat ujian.
seperti itu juga dalam hidup, banyak dari kita gagal mencapai tujuan
karena “kehabisan waktu”. pencapaian suatu sasaran bergantung kepada,
planning, strategy, risk analisys, dll. seberapa siap kita menyiapkan
kelengkapan faktor2 itu, itu yg menentukan ketepatan waktu kita dalam
mencapainya.

kebanyakan org juga, ingin menggapai sesuatu karena ikut2an, tren,
karena omongan orang lain, dll. sehingga sebenernya mereka jadi
membuang2 waktu percuma dg persiapan yg gagal gak bisa mencapai
sasarannya itu. bagi saya kalau itu bukan sasaran yg benar2 saya capai,
mendingan saya lihat sasaran lain saya kejar sasaran itu dg persiapan
sematang yg bisa saya persiapkan.

jadi apa yg terjadi kalau kehabisan waktu dan anda gagal menggapainya?
ada jargon umum “sejarah selalu berulang kembali”. menjadikan apa yg
gagal sekarang sebagai pelajaran, dan mempersiapkannya lebih matang agar
di lain kesempatan gak lagi kehabisan waktu. kecuali kehabisan waktu
kita hidup di dunia. susah kali yah mengulangnya…bahkan bagi saya
sangat gak mungkin T_T

mohon maaf kalau ada salah2 kata.

terima kasih

semoga bermanfaat.

About upmar102wong

Seorang Planner, Pengatur strategi, negosiator, consular, advisor, mentor, mediator. bangga dg istri yg cantik, pandai, solihah. dia seorang dokter. sekarang saya seorang Development Manager di suatu IT Consulting. Saya suka banget sama kungfu, saya belajar Pa'chi chuan dan Taichi chuan sejak 1998 dari seorang shifu dan seorang guru. saya suka main catur igo, suka baca, nonton film juga. suka bersahabat dg banyak org.
This entry was posted in Motivasi, Tips & Trik. Bookmark the permalink.

2 Responses to Bukan gagal tapi kehabisan waktu (Time out)

  1. fanny hafiarni says:

    hai salam kenal pak. menarik. saya juga kehabisan waktu. betul kata bapak, saya kehabisan waktu karena saya ingin menjalani sesuatu yang bukan bidang saya. saya tidak menguasai bidang ini, saya juga tidak punya relasi disini, tetapi saya tahu ini sangat menghasilkan uang. jumlahnya besar menurut saya, saya juga lihat ada orang yang berhasil menerjuninya. saya mencoba tapi hasilnya nihil. sementara saya sangat perlu uang. hm…apa yang bapak tulis benar saya alami. saya juga gagal karena saya tidak pernah bisa menentukan satu fokus apa yang saya mau, semua saya mau, tapi malah nggak ada yang jadi. saya jadi seperti katak dalam tempurung. saya juga sering merasa kehilangan kepercayaan, baik terhadap diri sendiri ataupun kepada tuhan. sholat saya rasanya seperti melayang saja. karena saya lebih serng menggerutu ketimbang ikhlas. saya tahu saya salah, tapi kehabisan waktu ini membuat saya senewen, bahkan saya tidak tahu lagi bagaimn saya harus memperbaikinya, saya mencoba bersabar, mencoba ikhlas, tetapi saya kehabisan waktu, saya harus punya uang tapi bagaimana?. saya harus mulai dari mana?, saya harus mencoba yang mana lagi?, saya kehabisan waktu. saya stress.

    • upmar102wong says:

      Mbak Fanny, sabar, jalani satu tujuan dengan fokus. dalami sesuatu dg fokus soalnya kalau dikerjakan semua dijamin keteteran. hasilnya bagaimana, ikhlaskan saja, usaha lagi, atau lakukan perencanaan ulang. di analisis satu satu penyebab kesalahannya. perbaiki yg salahnya aja, yg sudah benar ya sudah dijalani aja biar tidak membuang-buang waktu. ini dia “perbaiki” yang salah saja. ibarat saya anak sekolahan pelajaran “Matematika, Fisika, PMP, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Kimia, Biologi”…. nilai lain bagus, kimia dan biologi saya jelek. perdalam yg dua itu saja, cari bagian mana yg salahnya. Semoga bermanfaat dan membantu Mabk Fanny, Terima kasih Mbak commentnya ^_^ …. sukses, jangan patah semangat!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s